KODE ETIK MEMBER ONOTOKO

(PT RATNA MUTU MANIKAM)

 

  1. PENJELASAN UMUM
    1. Perusahaan adalah PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko), yang bergerak di bidang Usaha Perdagangan Produk dimana system atau cara pemasarannya dilakukan melalui kegiatan penjualan berjenjang (Multi Level Marketing).
    2. MEMBER adalah setiap orang yang bersedia dan mengikatkan dirinya sebagai Member Perusahaan yang berhak membeli dan menjual/memasarkan produk dengan mendapatkan keuntungan, bonus dan fasilitas - fasilitas yang disediakan oleh Perusahaan. Member merupakan anggota dari usaha perusahaan dan bukan merupakan bagian dari struktur organisasi perusahaan.
    3. PRODUK adalah semua barang yang dipasarkan oleh Perusahaan.
  2. TUJUAN
    Kode Etik Member ini dibuat oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) dengan tujuan sebagai berikut :
    1. Sebagai pedoman dan panduan bagi para Member dalam Menjalankan hak dan kewajibannya.
    2. Menegaskan hubungan antara PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) dengan para Member.
    3. Mengatur hubungan diantara para Member.
    4. Melindungi / menjaga kepentingan PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) dan para Member.
    5. Mengatur hubungan antar Member dengan Konsumen.
  3. MENJADI MEMBER
    1. Umum
      1. Yang dapat menjadi Member hanyalah perseorangan, tidak boleh atas nama suatu perusahaan, badan usaha ataupun perkumpulan.
      2. Untuk menjadi Member harus disponsori oleh seseorang yang telah dan masih menjadi Member.
      3. Untuk menjadi Member, pemohon wajib mengisi dan melengkapi Formulir Member Resmi yang disediakan oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko). Formulir harus diisi / dijawab dengan lengkap, jujur dan ditandatangani oleh pemohon serta tidak dapat diwakilkan.
      4. Seorang Calon Member yang telah mengisi dan menandatangani Formulir Pendaftaran Member Resmi, berarti Member tersebut telah sepakat untuk mematuhi ketentuan - ketentuan yang terdapat dalam Kode Etik ini & Peraturan Member ini berikut perubahan-perubahan yang dilakukan dari waktu ke waktu oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko). Dan pemohon dianggap sah sebagai Member setelah formulir tersebut disetujui oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko).
    2. Pendaftaran Member baru
      1. Setiap Pemohon (calon Member) harus sudah berusia 17 (tujuh belas) tahun dan / atau sudah pernah menikah sebelum berumur 17 (tujuh belas) tahun dan telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada saat permohonan diajukan, kecuali dalam hal pewarisan dikarenakan meninggal dunia akan diatur dalam aturan tersendiri dalam Kode Etik & Peraturan Member ini.
      2. Seorang Member hanya terdaftar sekali dalam permohonan menjadi member. Jika terdapat lebih dari satu permohonan menjadi member dari seorang calon member maka yang akan diterima adalah permohonan yang pertama kali masuk dalam data PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko).
      3. Hanya perseorangan yang diijinkan untuk mengajukan permohonan menjadi Member dan untuk calon yang sudah berkeluarga, suami dan istri harus dalam satu jaringan yang sama. Apabila terbukti berbeda jaringan, maka Perusahaan berhak untuk mencabut keanggotaan dari salah satu atau keduanya.
      4. Setiap pemohon akan dikenakan biaya administrasi pendaftaran dan berhak mendapatkan 1 (satu) set Business Kit Onotoko.
      5. Nama Member harus sama dengan nama yang tercantum di Bank untuk diajukan sebagai transferan bonus.
      6. Apabila Nama member di Formulir Pendaftaran berbeda dengan nama yang tercantum di Bank penerima bonus, maka member tersebut wajib menyertakan surat pernyataan dan kartu keluarga (KK) yang bersangkutan dengan syarat Suami / Istri / Anak.
      7. Apabila data Bank, Alamat atau Sponsor tidak lengkap, maka Perusahaan berhak mutlak untuk menolak keanggotaan member tersebut.
      8. Dilarang dengan alasan apapun membuka nomor baru dengan nama yang sama atau nama yang lain dengan sponsor yang berbeda.
    3. Larangan Keanggotaan Ganda
      1. Seorang Member hanya boleh memiliki satu nomor keanggotaan. Apabila seorang Member memiliki lebih dari satu nomor keanggotaan, baik dengan nama yang sama ataupun berbeda dengan indentitas yang ada, maka yang dapat diakui adalah hanyalah keanggotaannya terdahulu. Sedangkan yang baru akan segera di cabut (dibatalkan) tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.
      2. Apabila terbukti dan dapat dibuktikan oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) bahwa seorang member yang aktif, kemudian melakukan pendaftaran kembali atas keanggotaannya dengan menggunakan upline yang berbeda, baik atas kemauannya sendiri ataupun dipengaruhi oleh pihak lain. Maka keanggotaan yang baru tersebut secara otomatis akan dipindahkan kepada Upline terdahulu.
      3. PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) berhak sepenuhnya untuk tidak memindahkan seluruh jaringan kepada upline terdahulu sebagaimana disebutkan diatas, apabila menurut perkembangan PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) akan membawa dampak yang kurang baik atau menimbulkan suasana yang tidak kondusif dalam jaringan tertentu.
    4. Pewarisan Keanggotaan
      1. Jika seorang member meninggal dunia, maka keanggotaannya tersebut dengan sendirinya dilimpahkan kepada pasangannya (suami / istri) yang masih hidup. Kecuali seluruh ahli warisnya membuat kesepakatan tersendiri dan mengajukan kepada perusahaan serta telah disetujui oleh pasangannya tersebut. Pasangan yang masih hidup tersebut wajib menunjukkan akta kematian pasangannya tersebut dan menandatangani Formulir Perubahan Data Kememberan.
      2. Bagi Member yang belum menikah atau sudah bercerai maka keanggotaannya dapat diwariskan kepada ahli waris yang namanya tercantum dalam Formulir Pendaftaran Member atau Formulir perubahan data.
      3. Apabila terjadi sengketa oleh pihak lain perihal kewarisan ini maka PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) akan mengikuti keputusan akhir dari pengadilan. Selama dalam proses penyelesaian sengketa tersebut kememberan dapat diambil ahli sementara oleh PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) sampai mendapat keputusan hukum yang tetap.
      4. Jika ternyata si penerima warisan telah menjadi member di PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko), maka yang bersangkutan wajib memilih keanggotaan salah satu di antaranya, dimana yang satunya lagi dapat dihibahkan kepada pihak lain.
      5. Jika seorang penerima warisan belum berumur di bawah 17 (tujuh belas) tahun, maka PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) berhak menunjuk seorang dari kerabat keluarga si penerima warisan untuk menjadi walinya sampai yang bersangkutan berumur 17 (tujuh belas) tahun.
      6. Apabila ternyata penerima warisan juga meninggal dunia, maka PT. Ratna Mutu Manikam (Onotoko) akan menunjuk ahli waris terdekat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia atau berdasarkan hasil musyawarah para ahli waris yang ada. Dan hal ini akan dibuat dihadapan Notaris.
      7. Dalam hal pewarisan keanggotaan ini, maka segala hadiah dan fasilitas (seperti: Pin, hadiah promo, dan lain sebagainya) tidak dapat dipindah tangankan kepada penerima warisan, kecuali fasilitas - fasilitas umum seperti Bonus.
  4. KEDUDUKAN MEMBER
    1. Member berkedudukan adalah berdiri sendiri, tidak mempunyai ikatan kerja dengan perusahaan sehingga setiap Member tidak dapat dan tidak diijinkan menyatakan bahwa Member tersebut adalah pegawai / staff atau wakil atau bertindak untuk dan atas nama Perusahaan.
    2. Semua produk perusahaan telah didaftarkan di instansi yang berwenang baik Merek, Logo, maupun Hak Ciptanya, maka Member dilarang keras menggunakan nama, logo, lambang, alamat, apalagi untuk memproduksi, menjual atau mengusahakan dari sumber lain produk - produk Perusahaan maupun alat bantu produksi sebelum terlebih dahulu diijinkan secara tertulis oleh Perusahaan, sehingga dapat memberi kesan sebagai pegawai / staff atau wakil, atau bertindak untuk dan atas nama Perusahaan.
  5. PRODUK DAN HARGA
    1. Harga jual Produk ditentukan oleh Perusahaan, dan pembelian Produk dari Perusahaan atau tempat-tempat yang ditunjuk oleh Perusahaan, harus dengan pembayaran secara tunai / kontan.
    2. Harga jual Produk ditentukan oleh Perusahaan, dan pembelian Produk dari Perusahaan atau tempat-tempat yang ditunjuk oleh Perusahaan, harus dengan pembayaran secara tunai / kontan. Member tidak boleh menjual Produk dengan harga yang lebih rendah atau lebih tinggi dari harga yang telah ditentukan oleh Perusahaan.
    3. Member tidak boleh menjual / memajang Produk atau yang berkaikan dengan Produk di toko - toko, tempat usaha atau tempat-tempat lain yang serupa, kecuali di tempat - tempat yang telah disetujui dan ditunjuk oleh Perusahaan.
    4. Member Tidak diperbolehkan atau mengganti kemasan produk ataupun mengurangi / menambah jumlah / isi dari paket produk resmi yang sudah ditetapkan oleh PT Ratna Mutu Manikam. Apabila itu tetap dijalankan dan dilaporkan secara tertulis dengan bukti yang cukup oleh mitra usaha / member lain, maka perusahaan berhak menjatuhkan Surat Peringatan 1. Karena perusahaan pun akan dirugikan secara langsung, maka apabila melakukan untuk ke-2 kalinya, perusahaan berhak untuk memutuskan status kemitraan dari ONOTOKO serta memprosesnya secara hukum.
  6. KEWAJIBAN MEMBER
    1. Member ONOTOKO wajib bertanggung jawab penuh melaksakan setiap dan keseluruhan kewajibannya berdasarkan perjanjian.
    2. Member tidak diperbolehkan melakukan praktek perekrutan dan penjualan yang menyesatkan, mengecoh atau tidak pantas.
    3. Perpindahan kememberan dari satu jaringan ke jaringan lain tidak diperbolehkan dengan alasan apapun.
    4. Seorang member tidak diperkenankan untuk menganjurkan atau membujuk member dari garis pensponsoran lain untuk bergabung di garis sponsornya.
    5. Member tidak boleh memasang iklan atau sejenisnya untuk mencari / memperoleh calon - calon Member baru yang seolah-olah memberikan suatu lowongan pekerjaan baru.
    6. Member tidak dibenarkan menyatakan bahwa dia ataupun orang lain mempunyai hak monopoli penjualan atas suatu daerah / wilayah tertentu.
    7. Member tidak boleh memasang spanduk, papan nama, atau sejenisnya dengan memakai nama, logo, lambang atau hal - hal lain yang berhubungan dengan Perusahaan, di kantor, rumah, toko, atau tempat - tempat lain yang serupa, kecuali di tempat - tempat yang telah disetujui oleh perusahaan.
    8. Member tidak diperkenankan untuk menjual / menawarkan kepada Member lainnya, atau mengajak / menyuruh Member lain untuk menjual / menawarkan produk - produk perusahaan lain yang menerapkan sistem penjualan Multi Level Marketing atau Direct Selling dan sejenisnya.
    9. Setiap Member berhak mensponsori Member baru untuk pengembangan grupnya, dan disarankan untuk tetap mencari member baru untuk pengembangan grupnya.
    10. Member akan berusaha sebaik-baiknya dalam menjelaskan sistem dan memasarkan Produk ONOTOKO.
    11. Member adalah pihak yang berdiri sendiri, bertanggung jawab penuh atas seluruh kegiatan usahanya dan merupakan mitra kerja Perusahaan.
    12. Member tidak mempunyai jam kerja dengan Perusahaan dan tidak akan / tidak berhak mendapat tunjangan dari Perusahaan dalam bentuk apapun juga.
    13. Member juga tidak bisa menuntut Perusahaan untuk memberikan tunjangan seperti termaksud di atas.
    14. Member hanya diperbolehkan membeli produk ONOTOKO di Kantor Pusat dan Stokis - stokis ONOTOKO yang telah di tunjuk secara resmi oleh PT. Ratna Mutu Manikam.
  7. SANKSI
    1. Perusahaan berhak sepenuhnya untuk memberikan sanksi maupun melakukan peninjauan kembali atas sanksi yang dikeluarkan apabila dianggap perlu terhadap Member setiap saat tanpa pemberitahuan lebih dulu. Apabila terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan peraturan lainnya.
    2. Setiap Member yang melanggar ketentuan Kode Etik dan peraturan lain yang berlaku di Perusahaan akan dikenakan sanksi antara lain :
      1. Bonus tidak akan di transfer.
      2. Perusahaan berhak mencabut keanggotaannya setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
    3. Setiap member yang keanggotaannya telah dicabut, diberlakukan ketentuan tidak akan mendapatkan kompensasi dalam bentuk apapun.
    4. Khusus untuk pelanggaran atas poin V butir (2) dan (3) ketentuan Kode Etik ini, PT Ratna Mutu Manikam (Onotoko) berhak mencabut keanggotaannya setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  8. PERATURAN UNTUK STOKIS
    Stokis merupakan perpanjangan tangan perusahaan. Apabila ada mitra usaha / member baik itu didalam jaringannya ataupun di luar jaringannya, yang telah menipu dan atau mempermainkan stokis, maka perusahaan akan memberikan sanksi memutuskan kemitraan dengan yang bersangkutan tanpa terkecuali.
    1. Stokis (ST)
      1. Stokis diwajibkan membuka Kantor Penjualan / Pelayanan produk pada lokasi tertentu dalam wilayah operasinya, dengan ketentuan :
        1. Alamat lokasi dan gambar bangunan Kantor Penjualan / Pelayanan produk tersebut harus sudah diajukan bersamaan dengan proses pengajuan diri menjadi Stokis dan telah disetujui oleh Perusahaan.
        2. Alamat lokasi dan gambar bangunan Kantor Penjualan / Pelayanan produk tersebut haruslah benar - benar lokasi dan bangunan kantor yang akan dipakai Stokis dalam menjalankan operasinya dan bukan lokasi dan kantor fiktif belaka sementara Stokis berkantor pada lokasi lain atau tidak memiliki kantor sama sekali.
        3. Tidak dibenarkan memindahkan lokasi kantor atau membuka kantor cabang tanpa persetujuan perusahaan.
        4. Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana diuraikan pada butir (ii) dan (iii) di atas akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan Stokis yang bersangkutan. Kantor yang digunakan Stokis harus memenuhi sejumlah kriteria, seperti :
          1. Bangunan kantor harus merepresentasikan tempat yang layak untuk kepentingan usaha yang bonafide.
          2. Memasang papan nama / Identitas Stokis.
          3. Memiliki minimal 1 (satu) ruang penjualan / pelayanan produk dan 1 (satu) ruang meeting / presentasi.
          4. Menyediakan 1 (satu) unit PC, 1 (satu) unit Printer, sambungan internet dan whiteboard.
          5. Menyediakan minimal 1 (satu) tenaga penjualan / pelayanan produk dan admin.
      2. Stokis beroperasi pada wilayah setingkat kabupaten / kotamadya, dalam satu wilayah setingkat kabupaten / kotamadya dimungkinkan berdiri lebih dari satu Stokis dengan ketentuan dalam radius 5 km² (kilometer persegi) hanya dibenarkan ada 1 (satu) Stokis.
      3. Stokis wajib menyediakan dan mencatatkan 1 (satu) nama tenaga yang akan bertanggung jawab terhadap kegiatan administratif (secara online maupun offline) dan penjualan produk.
    2. Master Stokis (MS)
      1. Master Stokis diwajibkan membuka Kantor Penjualan / Pelayanan produk pada lokasi tertentu dalam wilayah operasinya, dengan ketentuan :
        1. Alamat lokasi dan gambar bangunan Kantor Penjualan / Pelayanan produk tersebut harus sudah diajukan bersamaan dengan proses pengajuan diri menjadi Master Stokis dan telah disetujui oleh Perusahaan.
        2. Alamat lokasi dan gambar bangunan Kantor Penjualan / Pelayanan produk tersebut haruslah benar - benar lokasi dan bangunan kantor yang akan dipakai Master Stokis dalam menjalankan operasinya dan bukan lokasi dan kantor fiktif belaka sementara Master Stokis berkantor pada lokasi lain atau tidak memiliki kantor sama sekali.
        3. Tidak dibenarkan memindahkan lokasi kantor atau membuka kantor cabang tanpa persetujuan perusahaan.
        4. Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana diuraikan pada butir (ii) dan (iii) di atas akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan MS yang bersangkutan.
        5. Karena Master Stokis merupakan peningkatan prestasi dari Stokis, maka apabila dinilai layak oleh perusahaan, kantor Master Stokis adalah masih sama dengan kantor yang bersangkutan sewaktu masih berstatus Stokis, namun apabila diinilai tidak layak, maka Master Stokis yang bersangkutan wajib merehabilitasi kantor tersebut atau mencari kantor baru.
        6. Kantor yang digunakan Master Stokis harus memenuhi sejumlah kriteria, seperti :
          1. Bangunan kantor harus merepresentasikan tempat yang layak untuk kepentingan usaha yang bonafide.
          2. Memasang papan nama / identitas Stokis (bukan dalam bentuk spanduk).
          3. Memiliki minimal 1 (satu) ruang penjualan / pelayanan produk dan 1 (satu) ruang pertemuan / presentasi.
          4. Menyediakan 1 (satu) unit PC, 1 (satu) unit Printer, sambungan internet, 1 (satu) unit LCD Projector dan whiteboard.
          5. Menyediakan minimal 1 (satu) tenaga penjualan / pelayanan produk dan admin profesional.
      2. Master Stokis beroperasi pada wilayah setingkat provinsi, dalam satu wilayah setingkat provinsi dimungkinkan berdiri lebih dari satu Mater Stokis dengan ketentuan dalam radius 10 km² (kilometer persegi) hanya dibenarkan ada 1 (satu) Master Stokis.

    Perusahaan bisa menerima order langsung dari setiap mitra usaha / distributor dari kota - kota yang sudah ada stokis di kota tersebut, jika :
    1. Tidak bisa dihubungi dalam waktu 1x24 jam.
    2. Berbisnis dengan perusahaan Direct Selling atau MLM dari perusahaan lain.
    3. Stokis berselisih dengan mitra usaha / member tersebut tanpa penyelesaian dari dalam selama 2x24 jam.
    4. Stokis tersebut hanya ingin melayani jaringannya sendiri.

    Bagi member ONOTOKO yang ingin mengajukan diri untuk menjadi stokis wajib melampirkan surat pernyataan tambahan yang menyatakan bahwa apakah maksud dan tujuan dari pengajuan tersebut untuk kepentingan pribadi (grup) atau untuk umum dengan ketentuan bahwa :
    1. Apabila untuk kepentingan pribadi (grup), maka status stockis tidak akan ditampilkan ke website resmi perusahaan.
    2. Apabila untuk kepentingan umum, maka status stockis tersebut akan ditampilkan ke website resmi perusahaan.
  9. PENUTUP
    1. Perusahaan memiliki / mempunyai hak mutlak untuk mengubah / memperbaharui Kode Etik dan Perjanjian Member apabila dianggap perlu, tanpa perlu adanya persetujuan dari Member dan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Member.
    2. Seluruh ketentuan sebagaimana termaksud dalam Perjanjian Member ini dan Buku Panduan Member merupakan kesepakatan mutlak antara Para Pihak.
    3. Kode Etik member ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Formulir Pendaftaran “Member ONOTOKO”.

 

 

Hormat Kami,
Manajemen PT. Ratna Mutu Manikam